Tampilkan postingan dengan label Xamthone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Xamthone. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Oktober 2011

Tentang Manggis






Apa dan bagaimana buah manggis (Garcinia Mangostana) itu?
  1. Tahukah Anda pohon manggis tumbuh liar di hutan dan pegunungan dengan ketinggian pohon bisa mencapai 15 (lima belas) sampai 20 (dua puluh) meter lebih?
  2. Tahukah Anda petani tidak mau membudidaya karena masa berbuah membutuhkan waktu lebih dari 10 (sepuluh) tahun?
  3. Tahukah Anda mengapa buah manggis disebut Queen of Fruits (Ratu dari Segala Buah)?
  4. Adakah satu zat yang terkandung sehingga pohon manggis ini bisa hidup mencapai usia 200 (dua ratus) tahun?.
  5. Dan bisakah zat ini juga dapat membuat kita berumur lebih panjang, jika dikonsumsi rutin?
Manggis merupakan tanaman buah berupa pohon yang berasal dari hutan tropis yang teduh di kawasan Asia Tenggara, yaitu hutan belantara Malaysia atau Indonesia. Dari Asia Tenggara, tanaman ini menyebar ke daerah Amerika Tengah dan daerah tropis lainnya seperti Srilanka, Malagasi, Karibia, Hawaii dan Australia Utara. Di Indonesia manggis disebut dengan berbagai macam nama lokal seperti manggu (Jawa Barat), Manggus (Lampung), Manggusto (Sulawesi Utara), Manggista (Sumatera Barat).
Buah manggis dapat disajikan dalam bentuk segar, sebagai buah kaleng, dibuatsirop / sari buah. Secara tradisional buah manggis adalah obatsariawan, wasir dan luka. Kulit buah dimanfaatkan sebagai pewarna termasuk untuk tekstil dan airrebusannya dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Batang pohon dipakai sebagai bahan bangunan, kayu bakar/ kerajinan. Pohon manggis dapat tumbuh di daerah dataran rendah sampai di ketinggian 1.000 m dpl. Pertumbuhan terbaik dicapai pada daerah dengan ketinggian 500-600 m dpl.
Pohon manggis dapat diperbanyak dengan biji/bibit hasil penyambungan pucuk dan susuan. Pohon yang ditanam dari biji baru berbunga pada umur 10 - 15 tahun sedangkan yang ditanam dari bibit hasil sambungan dapat berbunga pada umur 5-7 tahun.

Apa itu XAMTHONE?




Komponen Buah Manggis :
Besi, Serat, Kalsium, Vitamin C, Kalium, Vitamin B2, Protein, Katecin/tannin, Fosforus, Natrium, Vitamin B1, Niasin.
Berdasarkan penelitian Buah Manggis mempunyai bahan aktif biologi yang sangat kaya dengan ANTIOKSIDAN yang tinggi dengan aktivitas yang sangat kuat, selain vitamin, poly-saccharides, stilbenes. Disamping itu buah manggis ini unik karena mempunyai tambahan bioaktif yang hebat yaitu .

Apa Itu  ?



 merupakan sekumpulan molekul biologi yang sangat aktif di dalam kulit (pericarp) buah manggis yang berwarna ungu. Struktur berbentuk cincin segi enam dengan ikatan karbon kembar untuk memberi kestabilan kepadanya. Lebih 200 terdapat di alam, dimana 40  terdapat dalam buah manggis, terutama dibagian kulit (pericarp) buah manggis.
Fungsi xanthones adalah menjelajah seluruh tubuh, menetralkan radikal bebas, sehingga tubuh kita menjadi lebih bersih dan lebih sehat daripada sebelumnya Xanthones yang terdapat dalam kulit manggis mempunyai sifat sebagai anti kanker, anti inflammatory, anti mikroba, menurunkan cholesterol dan lain-lain seperti :
  • Antiviral
  • Antifungal
  • Antiparasitic
  • Antiallergen
  • Helps lower blood pressure
  • Helps fight fatigue
  • Prevents stomach ulcers
  • Aids with weight loss
  • Builds immunity to disease
  • Heart protective
  • Combats diarrhea
  • Pain reducer
  • Analgesic
  • Anti-parkinson
  • Anti-Alzheimer
  • Antidepressant
  • Lowers fevers
  1. Nama ilmiah manggis : Garcinia mangostana
  2. Manggis telah digunakan dalam pengobatan tradisional kuno yang tercatat dalam sejarah Dinasti Ming (1268-1644AD)
  3. Penelitian ilmiah manggis seluruh dunia bila dicetak bisa mencapai setinggi 1 1/2 meter.
  4. Xanthos pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan Jerman pada tahun 1855 saat mempelajari penyakit disentri, karena berwarna kuning dan mengkristal dinamakan "xanthos" yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti kuning
  5. Tahun 1979 "alpha mangostin" yang dikenal sebagai anti-luka bakar di Madras, India
  6. Hingga saat ini, lebih dari 200 xanthones telah ditemukan secara alami dan sekitar 40 dari xanthones tersebut ditemukan di manggis
  7. Beberapa laboratorium penelitian telah menggaris-bawahi kemampuan xanthones mengatasi beberapa bakteri seperti: Staphylococcus aureus (bakteri penyebab intoksisasi), interococci , salmonela, helicobacter pylori (bakteri pencernaan), dan enterococci.